Mengenal Arsitektur Mediterania : Asal, Tipe & Karakter Desain

Arsitektur Mediterania – Gaya arsitektur mediterania merupakan salah satu gaya yang cukup populer dan digemari di Indonesia baik dalam bangunan residensial, komersial, atau sekedar bagian dari interior ruangan. Namun, apa itu arsitektur mediterania sebenarnya? Simak ulasan mengenai asal muasal arsitektur mediterania beserta berbagai karakter dan tipenya berikut:

Hayes Mansion - Rumah dengan Desain Arsitektur Mediterania
Hayes Mansion di San Jose, Amerika Serikat karya Arsitek George Page | Sumber gambar: Wikipedia

Asal Mula Gaya Arsitektur Mediterania

Jika mengutip dari Wikipedia, Laut Mediterania (laut tengah) adalah laut antarbenua yang berada di antara Eropa di utara, Afrika di selatan dan Asia di timur. Istilah Mediterania sendiri lahir dari bahasa latin mediterraneus, yang berarti “pedalaman” atau “di tengah daratan”.

Di masa lampau laut ini merupakan jalur lalu lintas yang sibuk karena menjadi salah satu rute penting bagi para pedagang dan pelancong zaman kuno yang memungkinkan pertukaran perdagangan dan budaya antara orang-orang yang muncul di wilayah tersebut.

Sedangkan, gaya arsitektur Mediterania adalah langgam arsitektur yang lahir dari bangunan-bangunan Mediterania dimasa lalu dan sangat berpacu pada keadaan geografis wilayah Mediterania pada saat itu. Misalkan di Yunani, salah satu daerah dimana gaya arsitektur Mediterania berasal dan berkembang, cenderung sejuk dengan intensitas matahari sedang dan terpaan angin yang cukup tinggi. Hal ini membuat struktur dari bangunan Mediterania dirancang dengan daya tahan terhadap situasi tersebut.

Kemudian, meluasnya kebudayaan Eropa dari berbagai bidang secara tidak langsung membawa juga gaya arsitektur Mediterania mendunia. Semasa masuknya masyarakat Eropa ke Daratan Amerika, gaya mediterania kemudian ikut dibawa dan berkembang disana. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya bangunan cagar budaya dengan nilai sejarah tinggi di Amerika yang memiliki gaya Arsitektur Mediterania.

Baca juga: 13 Arsitektur Gereja Terindah & Bersejarah di Indonesia

Montecito Estate - Rumah dengan Gaya Mediterania
Montecito Estate karya Arsitek George Washington Smith | Sumber gambar: Cabana Home

Ciri & Karakter Arsitektur Mediterania

Lalu, seperti apa ciri-ciri Arsitektur Mediterania?

1. Keberadaan Portico dan juga Balkon
Pada rumah-rumah Mediterania, hampir tidak mungkin tidak ditemui Portico dan juga Balkon. Portico sendiri merupakan serambi bangunan yang banyak mengaplikasikan elemen dekoratif khas Arsitektur Mediterania seperti dua tiang di pintu masuk dan juga ukiran sederhana sebagai mahkota tiang.

Sedangkan, untuk rumah-rumah mediterania yang berukuran besar dengan sistem sayap bangunan, biasanya akan terdapat balkon yang menjadi penghubung sayap bangunan dan balkon ini bersifat terbuka.

2. Kolom dan Pilar Bangunan yang Menonjol
Tak hanya pada portico, keberadaan tiang dan pilar pada bangunan mediterania juga sangatlah umum. Tidak disembungikan, kolom-kolom pada arsitektur mediterania justru menjadi bagian dari wajah bangunan dan ciri khas dari langgam ini.

Namun, hal ini justru menjadi daya tarik dari arsitektur mediterania karena dianggap memberikan kesan elegan, kokoh, dan juga kemewahan.

3. Teras atau Selasar
Pada rumah-rumah dengan gaya Mediterania yang klasik dan asli, biasanya bangunan rumah akan dilengkapi teras atau selasar pada belakang rumah atau tengah-tengah bangunan yang dilengkapi juga dengan air mancur.

Keberadaan selasar dengan air mancur ini hadir karena pengaruh bangsa Moor yang saat itu menguasai Spanyol (salah satu asal arsitektur mediterania) dan berfungsi untuk mengatur agar suhu di rumah tetap nyaman.

4. Struktur Atap
Untuk struktur atap sendiri, gaya Mediterania cukup fleksibel. Bentuk atap dari rumah Mediterania bisa miring, datar, hingga bentuk atap pelana. Banyak juga rumah mediterania yang menggunakan tambahan tritisan.

5. Material Dinding
Pada arsitektur Mediterania, struktur dinding bangunan dibuat dari tanah liat yang dibakar kemudian mampu diperbaharui menggunakan cat kapur. Namun, saat gaya arsitektur mediterania berkembang di Amerika, penggunaan batu alam mulai menggeser penggunaan material dinding tanah liat bakar. Batu alam ini juga biasanya tidak di-finishing dan tampil polos dengan tekstur kasar.

6. Pengaplikasian Warna-Warna dan Material Alam
Dalam pengaplikasian warna pada Arsitektur mediterania, warna-warna alam dari lingkungan sekitar merupakan pengaruh terbesar. Misalkan pada daerah Yunani yang berbatasan dengan laut, warna putih, biru, dan hijau, sebagai komposisi warna daerah pantai lebih sering ditemui.

Pada gaya arsitektur mediterania spanyol yang banyak kawasan gurun, warna kemerahan seperti bata dan kekuningan dan krem lebih banyak digunakan.

Selain itu, pemilihan warna pada masyarakat ] kalangan atas dan kalangan bawah juga berbeda. Rumah Mediterania kalangan atas biasanya mengaplikasikan warna-warna pastel, sedangkan rumah mediterania kalangan bawah biasanya lebih berani bermain dengan komposisi warna cerah.

7. Jendela dan Pintu
Elemen jendela dan pintu pada rumah-rumah dengan gaya arsitektur mediterania umumnya berukuran kecil dengan bentuk persegi atau persegi panjang yang dilengkapi ornamen lengkung pada bagian atasnya.

Bingkai atau kusen dari pintu dan jendela pada arsitektur mediterania sendiri umumnya terbuat dari material kayu ataupun besi tempa.

Baca juga: Mengenal 7 Jenis Bentuk Atap Rumah

Rumah dengan Arsitektur Mediterania
Fred C. Aiken House karya Arsitek Addison Mizner | Sumber gambar: Wikimedia

Tipe & Jenis Arsitektur Mediterania Bedasarkan Daerah Perkembangannya

Gaya arsitektur Mediterania yang berkembang di daerah Eropa kala itu banyak mendapat pengaruh-pengaruh berbeda dari berbagai bangsa yang kala itu menguasai daratan Eropa serta kondisi geografis yang berbeda-beda. Hal ini membuat Gaya Mediterania memiliki beberapa jenis berdasarkan daerah berkembangnya.

Arsitektur Mediterania ala Yunani

Untuk arsitektur mediterania ala Yunani, warna-warna dengan aksen kebiru-biruan seperti turquoise dan kobalt akan lebih sering ditemui mengingat kondisi geografis yang banyak berada di pantai.  Soal perabot, gaya arsitektur Mediterania ala Yunani lebih modern dan sederhana.

Arsitektur Mediterania ala Italia

Pada aristektur mediterania ala Italia, warna-warna khas Bumi (tanah) lebih mendominasi. Warna-warna seperti jingga, merah bata, dan kuning lebih sering ditemui berpasangan dengan material kayu, batu kasar, dan dinding kecokelatan.

Untuk perabot, arsitektur mediterania ala Italia sekilas menyerupai gaya desain Tuscan dimana dekorasi riang dengan elemen dekoratif yang detail sangat menonjol dan menjadi estetika khas dari gaya mediterania satu ini.

Elemen kayu juga menjadi material lantai yang umum digunakan pada arsitektur mediterania ala Italia.

El Mirasol Mansion, Rumah dengan Arsitektur Mediterania
El Mirasol karya Arsitek Addison Mizner | Sumber gambar: Wikipedia

Arsitektur Mediterania ala Spanyol

Dibandingkan dengan kedua gaya arsitektur mediterania sebelumnya, arsitektur Mediterania yang berkembang di daratan Spanyol cenderung lebih berani dengan warna-warna lebih cerah dan juga pengaplikasian dekorasi mural dan mosaic. Dekorasi-dekorasi yang lebih beragam dan elemen dekoratif yang lebih detail juga sering melengkapi perabot dan interior dari rumah bergaya mediterania ala Spanyol. Untuk lantai, penggunaan ubin terakota jadi pilihan umum arsitektur mediterania ala Spanyol.

Baca juga: Teori Arsitektur: Responsive Environment

Setelah mengenal lebih dalam mengenai gaya arsitektur mediterania, kini kamu menjadi lebih mudah untuk mengaplikasikan arsitektur rumah mediterania untuk hunian impianmu, bukan? Yuk, segera kreasikan rumah dengan gaya mediterania milikmu sendiri!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s