Apa Itu Kayu Jati Belanda? Ulasan, Keunggulan & Kekurangan-nya

Menjadi sangat populer kini, apa itu Kayu Jati Belanda? Simak ulasan lengkapnya serta kekurangan & kelebihan dari Kayu Jati Belanda


Kayu Jati Belanda -Material Kayu Jati Belanda kini menjadi salah satu material yang sangat digemari. Selain mudah diolah dan ditemukan, harga yang murah dibandingkan material kayu lainnya menjadi beberapa alasan mengapa orang-orang tertarik menggunakan material Kayu Jati Belanda untuk melengkapi interior hunian.

Namun, apa itu sebenarnya Kayu Jati Belanda? Dan, apa saja keunggulan Kayu Jati Belanda serta kekurangannya yang perlu kamu ketahui sebelum memutuskan untuk menggunakan material satu ini? Simak penjelasan lengkap mengenai Kayu Jati Belanda berikut:

Apa itu Kayu Jati Belanda?

Selain dikenal dengan nama Kayu Jati Belanda, di Indonesia material ini juga dikenal dengan nama Kayu Jati Londo. Meskipun dinamakan demikian, material kayu ini sama sekali tidak berasal dari pohon Jati.

Kayu Jati Belanda adalah material kayu yang diolah dari pohon pinus (pinewood). Material kayu inipun tidak berasal dari Belanda, melainkan banyak tumbuh di daratan Asia dan Amerika. Kayu yang terkenal akan warna cerah dan serat kayu yang cantik ini sendiri dahulu lebih populer digunakan untuk membuat palet dan juga peti kemas untuk pengiriman barang.

Karakter lainnya dari material Kayu Jati Belanda adalah kayunya yang lebih lembut dan tidak terlalu keras sehingga jauh lebih mudah untuk diolah. Namun, meskipun tidak sekeras kayu jati material Kayu Jati Belanda masih cukup kuat digunakan sebagai perabot, furnitur, ataupun elemen interior lainnya.

Baca juga: 15 Inspirasi Kreatif Desain Ruang Bawah Tangga yang Fungsional

Sumber gambar: OLX

Keunggulan Bahan Kayu Jati Belanda:

1. Harga Kayu Jati Belanda yang Murah

Kebanyakan alasan utama menggunakan Kayu Jati Belanda adalah karena harganya yang murah dan terjangkau dibandingkan material kayu lainnya. Hal ini dikarenakan pohon pinus memiliki usia tumbuh yang jauh lebih cepat dibandingkan pohon lainnya yang kayunya kerap digunakan sebagai material kayu.

2. Warna dan Tampilan yang Menarik

Daya tarik utama lain dari material Kayu Jati Belanda adalah penampilannya yang dianggap estetik dengan warna kayu cerah dan pola urat kayu natural dari material kayu ini. Penampilan menarik inilah yang juga membuat material Kayu Jati Belanda tidak memerlukan finishing tambahan. Cukup berikan coating untuk melindungi kayu, perabot Jati Belanda sudah terlihat cantik.

3. Bobot yang Ringan dan Kayu yang Lembut

Seperti yang telah disebut diawal, material Kayu Jati Belanda memiliki karakteristik yang lebih lembut dan bobot dari Jati Belanda juga relatif lebih ringan. Hal ini membuat proses mengolah Jati Belanda untuk dijadikan bahan baku perabot jauh lebih mudah dan praktis.

4. Daya Tahan terhadap Hama

Kehadiran serangga seperti rayap kerap jadi momok yang menakutkan bagi perabot kayu. Namun Jati Belanda yang terbuat dari Pohon Pinus dikenal memiliki getah yang tidak disukai oleh serangga sehingga Kayu Jati Belanda memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap hama.

Material Kayu Jati Belanda
Sumber gambar: antarafoto.com

Kelemahan Bahan Kayu Jati Belanda:

1. Rentan Terhadap Goresan

Dikarenakan karakter Jati Belanda yang lembut, hal ini membuat Kayu Jati Belanda sangat mudah tergores jika bergesekan dengan benda-benda tajam dan memiliki permukaan kasar.

2. Daya Tahan terhadap Beban yang Kurang

Meskipun cukup kokoh, Jati Belanda tidak disarankan untuk digunakan sebagai perabot yang menahan beban-beban yang terlalu berat. Sifatnya yang lembut membuat material Jati Belanda mudah melengkung jika dipaksa untuk menahan beban yang terlalu berat.

3. Urat dan Mata Kayu yang Berlebih

Meskipun penampilannya natural, tak banyak orang justru tidak menyukai penampilan dari kayu Jati Belanda yang memiliki urat dan mata kayu berlebih. Pola pada Jati Belanda membuat penampilannya tidak sebersih material kayu lainnya sehingga dianggap tidak fleksibel untuk diolah ke berbagai macam gaya desain.

4. Tidak Cocok untuk Outdoor

Meskipun dianggap tahan terhadap seranga, sifat lembut dari Jati Belanda yang merupakan softwood sangat rentan terhadap jamur sehingga tidak cocok untuk digunakan pada tempat-tempat dengan kelembaban tinggi dan juga luar ruangan.

Baca juga: 15 Inspirasi Desain Dapur Kayu untuk Nuansa Dapur Natural

Dengan mempertimbangkan keunggulan dan kelemahan dari Jati Belanda, sudah tentukan mau diolah menjadi apa material Kayu Jati Belanda untuk sempurnakan interior hunianmu?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s